Tue, 05 Jun 2012 01:46:02 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

(Mix & Match) Motif Paisley, "Batik" dari Persia

Paisley merupakan motif kain dengan bentuk dasar seperti tetesan air, yang digabungkan dengan corak lainnya sehingga menghasilkan tampilan motif yang semarak.


 (© Mix & Match)

JIKA Indonesia punya batik, Persia punya paisley.

Paisley merupakan motif kain dengan bentuk dasar seperti tetesan air, yang digabungkan dengan corak lainnya sehingga menghasilkan tampilan motif yang semarak. Di negeri asalnya, Iran, motif paisley disebut Boteh Jegheh dan telah lama digunakan sejak dinasti Sassanid. Dari negeri Persia, paisley menyebar ke penjuru dunia.

Sejumlah pakar spiritual percaya, motif boteh merupakan hasil konvergensi dari bentuk bunga dan pohon cemara, simbol kehidupan dan keabadian yang diyakini pemeluk aliran Zoroaster. Di masa pemerintahan dinasti Sassanid (200-650 SM) hingga dinasti Safavid (1501-1736), motif boteh digunakan untuk menghiasi kelengkapan kerajaan, seperti mahkota dan busana para raja. Motif ini masih digunakan hingga kini, tak hanya di Iran, namun juga merambah ke kawasan Asia selatan dan tengah.

Di negeri asalnya, kain bermotif boteh dibuat dari woven yang dirangkai dari benang emas atau perak di atas kain sutera. Motif boteh kemudian dilekatkan dengan cap khusus berbentuk ukiran yang cara penggunaannya hampir sama seperti pembuatan kain batik dengan teknik cap dari Indonesia. Kain ini biasanya diberikan sebagai hadiah pernikahan atau acara-acara spesial. Di Iran dan Uzbekistan, motif boteh tak hanya menghiasi busana, tapi juga lukisan, perhiasan, karpet, hingga hiasan tembikar.

Memasuki kawasan Eropa dan Amerika, paisley sempat menjadi ciri khas tren hippies yang melanda anak-anak muda di era retro. Kini sejumlah desainer kelas atas dunia mencoba untuk mengangkat kembali motif paisley, salah satunya Stella McCartney. Puteri musisi senior Paul McCartney itu menggunakan motif paisley untuk mengisi koleksi busana musim semi 2012 rancangannya. Di tangan Stella, motif paisley berubah bentuk dari gaya klasik Persia yang kemudian beralih ke tren hippies, kini bertransformasi menjadi busana bernuansa feminin dan chic.

Dengan motif yang semarak, ada trik-trik khusus yang perlu diperhatikan dalam menggunakan motif paisley. Bagi Anda yang ingin bergaya feminin, pilih warna-warna lembut seperti pink atau crème. Padukan dengan stiletto dan cat kuku berwarna senada. Motif yang berat di busana perlu diseimbangkan dengan sepatu dan tas yang polos, namun tetap dengan warna senada.

Untuk gaya hippies, Anda dapat mencoba gaya yang feminin atau tomboy. Bagi Anda yang senang bergaya hippies sedikit tomboy, padukan atasan berwarna kalem atau minim motif dengan celana panjang paisley. Lengkapi busana Anda dengan headband dan aksesoris etnik untuk memperkental nuansa retro.

Sedangkan jika Anda ingin bergaya hippies yang lebih feminin, kombinasikan rok motif paisley dengan taktop polos dan statement necklace untuk menyeimbangkan penampilan. Pilih flat shoes atau sandal minimalis bernuansa etnik untuk menghiasi bagian kaki.

(rere/gur)

0Komentar

video gaya hidup

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft