
Sering kali kita kalap, menggunakan uang THR untuk belanja baju Lebaran sampai tak bersisa.
Hasilnya penuh kemubaziran. Selain membeli pakaian dengan harga jauh lebih mahal dari biasanya, secara fungsi pun tidak terlalu bermanfaat, karena baju Lebaran yang dibeli sangat bergaya spesifik sehingga tidak bisa digunakan di banyak aktivitas atau keperluan.
Berikut ini beberapa tip agar Anda lebih bijak saat belanja baju Lebaran.
Tentukan bujetnya
Perlu ditekankan untuk hanya menggunakan uang THR -- jangan gaji bulanan -- untuk belanja keperluan Lebaran. Siapkan uang dalam bentuk tunai tidak lebih dari sepertiga -- kalau bisa seperempatnya saja -- jumlah uang THR, karena Lebaran tidak hanya tentang baju. Anda juga harus menyisihkan uang untuk zakat dan sedekah, membeli makanan, ongkos mudik, membagikan THR untuk asisten rumah tangga atau babysitter, dan lain-lain.
Datangi midnight sale atau promo khusus
Setiap menjelang hari raya, berbagai pertokoan atau mal menggelar midnight sale produk pakaian yang rata-rata bermerek, berkualitas baik, dan rata-rata modelnya awet. Tapi, jangan sampai terjebak diskon palsu. Sebelum sale digelar, Anda harus mengecek atau mencari tahu tentang harga asli barang yang Anda incar. Sehingga saat Anda membeli produk sale, terasa keuntungannya.
Jeli dalam memilih
Melanjutkan poin kedua, bahwa baju yang dibeli sebaiknya yang berkualitas baik dan modelnya awet. Boleh saja sekarang tren gamis Ashanty atau kaftan Syahrini, dan jika Anda mengenakannya di hari raya, Anda akan menjadi pusat perhatian. Tapi, hindari membeli baju yang harganya mahal.
Utamakan kesederhanaan
Tidak ada yang salah dengan membeli baju baru untuk Lebaran. Salah satu trik agar tidak melakukan sesuatu yang mubazir, gunakan prinsip kesederhanaan. Misalnya gamis warna putih dengan model standar, tapi berkualitas baik. Atau bisa juga batik seragam untuk seluruh keluarga. Mencerminkan kesederhanaan pemakainya dan bisa dipakai di lebih banyak kesempatan.
Jangan merembet kepada hal-hal yang (lebih) tidak penting
Oke, temanya adalah belanja baju Lebaran. Tapi, sering kali merembet pada belanja sepatu atau tas baru. Sungguh, bersilaturahim keliling kompleks atau mudik, tidak membutuhkan “sepatu cantik”. Jadi pikirkan, apakah benar-benar perlu?
(wida/adm)
Berita Lainnya
video gaya hidup
- Lihat
- Bagikan
Berita Mode dan Kecantikan










