Tue, 19 Jun 2012 00:24:57 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

Bagaimana Melindungi Anak dari Bahaya Sinar Matahari?

Selain mengoleskan tabir surya, apalagi yang harus dilakukan untuk menjaga kulit si kecil dari bahaya sinar matahari?


Bagaimana Melindungi Anak dari Bahaya Sinar Matahari?

SINAR matahari amat berguna bagi perkembangan tubuh si kecil.

Saat terkena sinar matahari, tubuh kita secara alami memproduksi vitamin D yang baik bagi kesehatan.

Sayangnya, sinar matahari yang baik hanya tersedia di pagi hari, dan selebihnya dapat berbahaya bagi tubuh, seperti dapat menyebabkan kanker kulit.

Kanker kulit dan bahaya pada sinar matahari tidak hanya menimpa orang dewasa. Anak-anak harus dibiasakan untuk waspada akan efek negatif sinar matahari sejak dini. Salah satu caranya ialah menggunakan tabir surya yang dapat memproteksi kulit dari sengatan terik matahari.

Tentunya, tabir surya yang digunakan ialah yang khusus diproduksi bagi anak-anak, dengan bahan yang lembut dan aman untuk kulit.

Selain mengoleskan tabir surya, apalagi yang harus dilakukan untuk menjaga kulit si kecil dari bahaya sinar matahari?

1. Gunakan sunscreen mulai pukul 10.00 sampai 16.00, karena saat itulah sinar matahari mencapai titik paling berbahaya. Oleskan sunscreen sebelum mulai beraktivitas, baik di luar maupun di dalam ruangan.

2. Sunscreen juga perlu digunakan saat cuaca mendung atau berada di daerah bersalju, karena masih ada kemungkinan 80% sinar UV dapat menyentuh kulit.

3. Saat menggunakan sunscreen, oleskan ke seluruh tubuh (termasuk wajah, jika dalam kemasannya tercantum aman untuk wajah). Diamkan selama 15-30 menit hingga mengering, lalu si kecil siap beraktivitas di luar ruangan. Oleskan kembali setiap dua jam atau segera setelah anak berenang atau melakukan kegiatan yang melelahkan.

4. Kenakan pakaian berwarna terang. Alih-alih menyerap sinar matahari ke dalam kulit, pakaian berwarna terang akan memantulkan kembali sinar matahari.

5. Saat beraktivitas di luar ruang, pakai topi dengan bagian atas yang memiliki lebar sekurang-kurangnya 3 inch untuk melindungi seluruh permukaan kepala.

6. Kacamata juga dapat menangkal bahaya sinar matahari terhadap indera penglihatan. Menurut para ahli mata yang tergabung dalam American Optometric Association, kacamata dapat menangkal hingga 99% radiasi UVA dan UVB.

7. Anak yang berkulit gelap memproduksi vitamin D lebih sedikit daripada anak yang berkulit cerah, sehingga asupan makanan yang mengandung vitamin D serta sinar matahari di pagi hari harus lebih ditingkatkan.

8. Selain pada sinar matahari, vitamin D juga terdapat dalam beberapa jenis makanan, seperti telur, mentega, dan salmon.

dari Berbagai Sumber

(rere/ade)

0Komentar

video gaya hidup

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft