Wed, 07 Dec 2011 21:30:19 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

Kekerasan dalam Rumah Tangga, Ini Dampaknya Terhadap Anak

Bertengkar di hadapan anak dapat membawa dampak negatif, apalagi jika disertai dengan kekerasan fisik.


Kekerasan dalam Rumah Tangga, Ini Dampaknya Terhadap Anak

PENGARUH kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perkembangan mental anak nyaris sama dengan efek peperangan terhadap mental seorang tentara. Demikian kesimpulan riset dari University College London dan Anna Freud Centre.

Para peneliti menyebutkan, anak-anak yang kerap menyaksikan pertengkaran kedua orangtuanya –terlebih jika disertai kekerasan fisik- akan lebih waspada menghadapi sinyal bahaya yang mengancam dirinya. Efek sampingnya, anak-anak juga memiliki resiko tinggi mengidap anxiety dan depresi di usia dewasa.

Tim peneliti memeriksa hasil scan otak dengan getaran magnetic dari 20 anak berusia 12 tahun. Seluruh responden tercatat mengalami atau menyaksikan KDRT di keluarganya dan telah dirujuk ke pusat layanan sosial di lingkungan kediamannya.

Selama proses scanning, anak-anak ini diperlihatkan wajah pria dan wanita dengan ekspresi sedih, tenang, dan marah. Pola aktivitas otaknya kemudian diteliti dan dibandingkan dengan 23 anak yang tidak memiliki riwayat KDRT. Hasilnya, otak mereka lebih merespon terhadap wajah dengan ekspresi marah. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas di dua area otak yang berkaitan dengan kewaspadaan diri, yaitu anterior insula dan amygdala.

Reaksi ini sama persis dengan hasil scan otak para prajurit yang sedang menghadapi ancaman musuh. Baik anak-anak korban KDRT maupun prajurit di medan perang sama-sama memiliki kewaspadaan lebih dalam menghadapi bahaya di lingkungan sekitarnya.

“Sekarang kami memahami bagaimana pengaruh KDRT terhadap fungsi sistem emosi otak,” ujar pimpinan riset ini, Dr Eamon McCrory dari Division of Psychology and Language Science, University College London.

“Riset ini amat penting karena mengungkap bagaimana proses adaptasi otak anak terhadap perilaku kekerasan di keluarganya, serta dampaknya di masa depan,” lanjut McCrory seperti dikutip Daily Mail, Senin (5/12).

(rere/gur)

0Komentar

video gaya hidup

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft