Updated: Sat, 26 Nov 2011 14:01:41 GMT

Menikmati Panorama Konservasi Tambling

Kawasan Hutan Konservasi Tambling di Lampung Barat layak dikunjungi sebagai tempat wisata keluarga. Tentu saja bagi keluarga yang anak-anaknya sudah berusia remaja agar bisa menikmati indahnya alam. Tapi sayangnya, kawasan ini masih tertutup untuk umum.


Menikmati Panorama Konservasi Tambling

Liputan6.com, Lampung: Kawasan Hutan Konservasi Tambling di Lampung Barat layak dikunjungi sebagai tempat wisata keluarga. Tentu saja bagi keluarga yang anak-anaknya sudah menjelang usia remaja agar bisa menikmati indahnya alam. Tapi sayangnya, kawasan ini masih tertutup untuk umum. Tak menutup kemungkinan, kawasan ini akan segera dibuka untuk umum jika segala sesuatunya sudah siap.

Di kawasan konservasi ini Anda bisa menumpang kendaraan khusus mobil jip untuk menjelajah hutan. Bisa juga kuda tunggangan yang disediakan pengelola. Jika Anda menelusuri danau berair sangat jernih yang ada di dalam kawasan ini, Anda pun bisa menggunakan perahu. Keberadaan danau ini menjadi urat nadi kehidupan segenap isi kawasan hutan konservasi.

Apa yang bisa dilihat di kawasan Hutan Konservasi Tambling ini selain panorama alam, jajaran hutan pohon-pohon besar, pantai pasir putih, hamparan bukit dengan permadani rumput hijau, dan hutan? Ada satwa, di antaranya harimau, kijang, monyet, dan beberapa unggas alam liar.

Di kawasan ini ada pula penduduk lokal. Mereka hidup berdampingan langsung dengan hutan belantara nan lebat. Penduduk Desa Pangekahan ini hidup dalam kesederhanaan dan ikut terlibat langsung menjaga kelestarian alam sekitar.

Salah satu fungsi kawasan konservasi hutan Tambling ini adalah menjaga kelestarian hutan dan berbagai satwa yang ada di dalamnya. Salah satu satwa langka dan dilindungi adalah harimau yang kini mempunyai tiga ekor anak jantan. Menurut penjaga harimau, Marizal, induk harimau ini kini sedang menjalani masa rehabilitas menjelang dikembalikan ke habitat aslinya.

Kawasan konservasi Tambling yang indah ini dapat pula dilihat secara lebih jelas dari ketinggian menara mercusuar peninggalan zaman Belanda (1870). (Vin)

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft