Updated: Thu, 24 Nov 2011 05:47:24 GMT

Tak Selamanya Pernikahan Anak Presiden Mewah

Meski menjabat sebagai orang nomor wahid di negerinya dan memiliki banyak uang, Ahmadinejad tetap memegang prinsipnya untuk hidup dalam kesederhanaan. Pernikahan anaknya jauh dari kesan mewah.


Tak Selamanya Pernikahan Anak Presiden Mewah

Liputan6.com, Teheran: Makanan lezat, dekorasi cantik, dan fasilitas hiburan super mewah, sepertinya telah menjadi standar dari sebuah pernikahan agung. Tetapi hal tersebut tidak akan Anda temui di pernikahan putra kedua Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, Alireza Ahmadinejad, dengan keponakan syahid Kaveh. Resepsi pernikahan Alireza yang diselenggarakan beberapa bulan lalu sangat jauh dari kemewahan.

Ini terkuak setelah seorang blogger bernama Javad Matin, yang juga merupakan salah satu undangan keluarga Ahmadinejad, menuliskan pengalamannya menghadiri pernikahan sederhana itu. Menurut pengakuan Matin, kesederhanaan terasa di mana-mana dalam pesta tersebut. Terbukti dari cara tamu dijamu. Hal ini juga bisa dilihat dari mobil yang digunakan untuk mengantar pengantin dan jumlah tamu undangan yang tidak lebih dari 200 orang.

Acara dibuka dengan pengajian yang dilakukan di halaman belakang Beyt atau Istana Kepresidenan. Acara pun dilanjutkan dengan makan malam bersama pengantin pria di ruangan utama bangunan itu dan diakhiri dengan berdoa bersama demi kelanggengan rumah tangga Alireza dan istrinya.

Setelah ditelusuri, pernikahan tersebut ternyata hanya menelan biaya 3,5 juta Toman atau setara dengan Rp 2,9 juta. Meski terbilang sederhana, pernikahan ini berlangsung dengan khidmat dan syahdu.

Meski menjabat sebagai orang nomor wahid di negerinya dan memiliki banyak uang, Ahmadinejad tetap memegang prinsipnya untuk hidup dalam kesederhanaan. Tak terlihat ratusan personel tentara/kepolisian bersiaga, tak ada tutup arus lalu lintas di depan lokasi acara, dan tak ada pula siswa sekolah yang diliburkan demi sebuah acara pernikahan.(DSC/ULF)

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft