okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Tue, 27 Mar 2012 17:42:24 GMT | By tuty, okezone.com

'Hijabers Community' Tetap Gaya dengan Jilbab



'Hijabers Community' Tetap Gaya dengan Jilbab

HIJABERS Community bisa dibilang menjadi pelopor penggunaan jilbab dan busana muslim yang gaya, trendi, dan segar. Berkat mereka pula, jilbab dilirik anak muda yang menggemari dunia mode.

Ada pemandangan unik setiap kali anggota komunitas Hijabers Community menggelar pengajian. Misalnya yang terjadi pada Jumat sore minggu lalu, di Masjid Cut Mutia. Biasanya, pengajian kaum hawa identik dengan ibu-ibu, hingga memunculkan istilah "ibu-ibu pengajian". Tapi di sore itu, pengajian justru dipadati anak-anak muda. Mereka tampak cantik dengan variasi penggunaan hijab (jilbab) yang berwarna-warni.

Hijabers Community memang tempatnya anak muda yang ingin memakai jilbab, namun tetap terlihat modern dan modis. Di tangan para hijabers, dijamin pemakaian hijab tidak akan terlihat kuno. "Dulu orang berjilbab terkesan kuno, tapi sekarang hal itu bisa kita tepis. Lagi pula sebenarnya setiap orang bisa berdandan yang modis ala hijabers, namun tetap mengikuti kaidah-kaidah menggunakan hijab yang baik dan benar," ujar Fitri Aulia, dari divisi pengajian Hijabers Community.

Komunitas ini memang berawal dari sekumpulan orang yang menyukai busana muslim, juga sebagai wadah mereka yang berjilbab. Meski begitu, Hijabers Community tidak melulu membahas seputar hijab saja, tapi juga saling berbagi cerita tentang pengetahuan agama. Komunitas ini juga menjadi ajang silaturahim sesama muslimah se-Indonesia, dan tentunya ajang menambah teman.

Berawal dari 30 orang pelopor yang membentuk Hijabers Community, termasuk desainer Dian Pelangi, pada 19 Maret 2011 komunitas ini berkembang cepat. Sekarang, anggota resminya berjumlah seribu orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Ditambah dengan followers di Twitter dan Facebook yang masing-masing mencapai empat puluh ribu orang.

Untuk menjadi anggota resmi Hijabers Community, calon anggota harus membuka rekening tabungan terlebih dahulu di salah satu bank syariah senilai Rp100.000. Itu sudah termasuk asuransi dan mendapat keistimewaan. "Misalnya, karena beberapa anggota Hijabers Community ada yang desainer, jadi bisa dapat diskon belanja," kata Fitri.

Selain membuka rekening, setiap calon anggota juga harus melalui seleksi dari divisi Human Resources Department Hijabers Community. Menurut Fitri, ini dilakukan agar tidak salah pilih anggota karena Hijabers Community tidak ingin anggotanya menganut sistem buka lepas dalam berjilbab. "Pakai jilbab itu wajib. Dari kita pribadi, kita tidak mau anggota hanya pakai jilbab ketika mengikuti acara Hijabers Community," kata Fitri.

Karena Hijabers Community terkenal dengan jilbab para anggotanya yang beraneka gaya, pengurusnya juga membuat acara Hijab Class yang terbuka untuk umum. Untuk mengikutinya, peserta wajib membayar Rp150.000-Rp250.000, sudah termasuk mendapatkan jilbab. Selain acara pengajian dan Hijab Class, para pengurus Hijabers Community juga rutin mengadakan acara amal akustik.

Hijabers Community yang berisi anakanak muda ini ternyata mendapat sambutan positif dari salah satu pendakwah kondang, yaitu Ninih Muthmainnah, lebih dikenal dengan panggilan Teh Ninih, istri dari pendakwah Abdullah Gymnastiar atau AA Gym.

Menurut dia, komunitas ini sesuai dengan tantangan zaman, yaitu anak-anak muda yang ingin tampil modern dan bergaya, tapi tetap taat pada ajaran agama. "Mungkin awalnya dari pakaian dulu, nanti lama-lama ilmu agamanya dilengkapi dan dasar-dasar agamanya juga harus dipahami," ujar Teh Ninih.

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...

Berita Mode and Kecantikan Lain

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft