Shutterstock // Buah manggis

Apakah ada yang tahu buah yang memiliki julukan queen of tropical fruits? jika anda menjawab buah manggis itu benar sekali. Manggis merupakan buah yang memiliki bermacam manfaat di seluruh bagiannya mulai dari daging sampai ke kulitnya pun bermanfaat bagi tubuh kita.

Seperti dikutip dari situs infojajan, manfaat manggis secara tradisional digunakan sebagai obat sariawan, wasir, dan luka karena kemampuan antiinflamasi atau antiperadangan. Bahkan keajaiban sari kulit manggis ini dapat meringankan sekitar 70-an macam gangguan kesehatan. Di antaranya stroke, kanker, diabetes, jantung, hipertensi, nyeri akibat sindroma terowongan karpal, menurunkan kadar gula darah tinggi, meringankan psoriasis, serta sederet masalah lainnya.

Selain itu kulit manggis bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit ini mengandung senyawa xanton yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin.

Senyawa xanton hanya dihasilkan oleh genus Garcinia. Di luar negeri kulit manggis sudah dimanfaatkan sebagai suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.

Menurut Dr. Berna Elya, peneliti di Departemen Farmasi Universitas Indonesia, khasiat xanton bukan hanya antioksidan, tapi juga antikanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis, penghancur sel kanker.

Xanton mampu merawat beberapa jenis kanker seperti kanker hati, pencernaan, dan paru-paru. Xanton dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan antidiare. Diungkapkan Dr. Berna, selain antikanker dan antioksidan, juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS.

Selain untuk kesehatan, manfaat kulit manggis juga dapat mencegah penuaan dini. Pasalnya, kandungan antioksidannya dapat memperbaiki sel kulit yang telah rusak. Konsumsi ramuan atau jus kulit manggis dapat membuat kulit terasa lebih kencang dan bersih. Anda pun akan terlihat awet muda karena antioksidan super berfungsi menjaga dan memperbaiki se-sel tubuh yang rusak dan menjadi lebih baik. Tetapi untuk wanita hamil apalagi pada usia kehamilan di bawah enam bulan disarankan tidak mengonsumsi manggis, karena bisa berbahaya bagi janin yang ada dalam kandungan.

Anda pun bisa membuat minuman jus kulit manggis, cukup sediakan satu manggis matang dengan ukuran sedang sampai besar, lalu segelas air dan madu. Cara membuatnya cukup mudah siapkan buah manggis dan bersihkan kulitnya dari getahnya, buang kelopak manggis (bagian berwarna hijau di pangkal buah manggis). Cuci bersih manggis dari noda dan kotoran yang melekat di kulit, atau bisa juga dengan mengupas kulit luar manggis yang keras dan membuangnya.

Siapkan blender atau alat pembuat jus, bukalah manggis dengan tangan sehingga pecah merekah masukkan semua daging manggis (yang berwarna putih sekalian biji manggis d idalamnya) ke dalam wadah blender. Potong-potonglah kulit manggis (daging kulit), boleh dengan pisau, atau boleh dengan menyobeknya, dan masukkan juga ke dalam wadah blender.

Tambahkan 4-5 sendok makan madu, dan air matang sebanyak 1 gelas (350-400 cc). Nantinya jika kurang manis, boleh ditambahkan madu secukupnya atau gula aren atau gula rendah kalori sesuai selera. Blenderlah manggis beserta kulit (daging kulit), dan bijinya sampai benar-benar halus (sekitar 3 - 4 menit). Dan jus kulit manggis pun siap di nikmati.