Republika Online
Updated: Fri, 19 Apr 2013 01:37:43 GMT

Timberland, Si Kuning Ikon Fesyen Berulang Tahun ke-40



Timberland, Si Kuning Ikon Fesyen Berulang Tahun ke-40

REPUBLIKA.CO.ID, Soal konstruksi, sepatu ini memang istimewa, terbuat dari 39 komponen, dan disusun dalam 80 langkah yang terpisah di setiap lantai pabrik.

Melihat betapa rumitnya dan detailnya penggarapan sepasang sepatu Timberland, Anda akan dimaafkan bila menyamakan dengan pembuatan bagian teknologi NASA.

Sepatu bot ini mungkin terlihat 'berat' dari segi bentuk dan berwarna kuning mencolok, tapi berhasil menjadi 'busana' kaki yang diakui dan muncul sebagai salah satu ikon fesyen dengan pengguna merentang.

Siapa saja? Pengguna bot Timberland adalah pekerja, hipster, para penyanyi rap bahkan hingga artis pop dunia. Bot andalan perusahaan berwarna kuning itu kini merayakan ulang tahun ke-40 dan ditahbiskan sebagai ikon klasik dalam fesyen.

Untuk membuat sepatu begitu populer--dan masih menjual jutaan pasang setiap tahun--pastilah ia memiliki gaya yang fleksible, mampu bertransenden ke beragam tipe fesyen dan terpenting, menembus wilayah budaya pop.

Alasannya, tidak cukup untuk memiliki penggemar setia dari kalangan fashionista, dia mesti menjangkau segmen pasar di luar industri fesyen. Kesuksesan serupa inilah yang juga dicapai label-label lain seperti Converse.

Mengapa Timberland bertahan? Nilai tambahnya bukan hanya sekadar merek, melainkan keasilan kualitas produk.

Semua dimulai dari awal 1970-an, ketika Sidney Swartz menyadari bahwa para pekerja di Amerika memiliki kebutuhan mendesak terhadap bot yang mampu membuat kaki tetap kering saat bekerja di luar ruangan tapi awet dan tahan banting. "Jadi dia membuat sepasang sepatu dari kulit warna gandum yang antiair," ujar direktur kreatif Timberland, Chris Pawlus."

Dalam perjalanannya, boot kuning ini lepas landas ketika artis hip-hop Amerika Serikat, 1990-an menggunakannya. Wu-Tang Clan, Mobb Deep dan DX adalah beberepa nama yang dikenal mewarnai busana street style dengan Timberland. Saat ini bot kuning itu pun masih menjadi pilihan artis seperti Rihanna, Jay-Z, Kanye West dan A$AP Rocky.

"Saya menyukai sepatu bot klasik ini seperti apa adanya, karena bentuknya normal sesuai fungsi dan tidak dibuat-buat," ujar redaktur fesyen, Elgar Johnson, dari majalah gaya hidup Inggris, i-D.

"Luar biasa maskulin, bisa digunakan dalam segala situasi, oleh kepala kehutanan pada 1990-an hingga pekerja bangunan harian," imbuhnya. Bot tersebut, imbuhnya, menjadi tersohor karena tidak mengusung satu aliran tertentu dan bisa digunakan dengan busana apa pun, bahkan membantu menciptakan penampilan si pemakaianya, seperti tiga selebriti di atas. Bagaimana menurut Anda?

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft