Bisnis Indonesia Health & Beauty News Feed
Updated: Tue, 08 Jan 2013 17:00:07 GMT | By Bisnis Indonesia Health & Beauty News Feed

VARISES: Ganggu penampilan



Berita Satu

JAKARTA-- Penampilan seseorang tentunya akan terganggu bila di bagian tubuhnya muncul sekumpulan urat membiru yang membentuk jaring-jaring, terutama di bagian betis, di paha, atau di belakang dengkulnya.

Urat-urat membiru yang menonjol itu disebut vena varikosa, atau varises. Penyakit ini kalau dibiarkan saja, selain tidak nyaman dan mengganggu penampilan, juga bisa menimbulkan penyakit pembengkakan pada kaki, dan menyebabkan sesak napas.

Varises adalah pembesaran pembuluh balik (vena)yang melebar dan berkelok-kelok, kelihatan biru dan terletak dekat permukaan kulit. Muncul akibat kelainan katup dalam pembuluh vena. Pembuluh ini merupakan saluran darah dari anggota tubuh bagian bawah untuk kembali ke jantung.

Dokter Minarti E.S. Darminto, Spesialis Bedah dari RS MRCCC Siloam Semanggi Jakarta, mengatakan varises bisa ditemui hampir pada setiap perempuan, mencapai 65-70%. Sedangkan pada laki-laki varises berkisar 50%.

Walau sangat lazim dialami seseorangt, katanya, tapi kehadiran varises tentunya tak pernah diharapkan. Selain mengurangi keindahan tungkai, penyakit ini juga bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman.

Dokter Minarti menuturkan pembuluh darah yang menonjol tersebut, bisa berdenyut dan membuat tungkai terasa berat. Tungkai dan kaki yang diserang varises akan kelihatan bengkak. Dan bila parah, bisa menyebabkan rasa gatal dan tukak.

Gejala klinis dari varises, katanya, antara lain kaki membengkak, bila berjalan tubuh terasa cepat lelah, tungkai bawah terasa kencang dan berdenyut, serta kulit terasa gatal atau berwarna kehitaman.

Timbulnya varises ini bisa dipengaruhi karena beberapa faktor. Yaitu karena factor pekerjaan yang menuntut baik laki-laki atau perempuan untuk berdiri dalam waktu yang cukup lama. Selain itu juga karena factor hormonal, obesitas, atau ada riwayat penyakit varises dalam keluarga.

Minarto menjelaskan bahwa varises dapat diobati. “Caranya dengan menjalani gaya hidup yang baik, dan lebih sehat, dibantu dengan obat-obatan, serta tindakan operasi,” ujar Minarti dalam acara seminar Innovative Treatment of Varices, di RS MRCCC Siloam, Semanggi, Jakarta, Kamis (6/12).

Dia memparkan untuk penyembuhan dengan metode operasi, bisa dilakukan dengan metode lama, yaitu menarik vena saphenamagma, atau dengan menggunakan teknik sinar laser, yang disebut Endothermal Laser.

Teknik tersebut, lanjutnya, dikembangkan di Eropa dalam 10 tahun terakhir, dan dipakai sebagai golden standart yang dapat dilakukan dalam satu hari, dengan rasa sakit yang minimal, serta tak menimbulkan trauma yang berat.

0Komentar

video lifestyle

MSN Video is temporarily unavailable.
lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft