BeritaSatu Logo
Updated: Mon, 26 Nov 2012 18:11:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal news

Menkes: Sosialisasi BPJS Masih "In Process", Kebetulan DPR Tak Tahu



Berita Satu

BERITASATU.COM - "Kebetulan saja anggota DPR tidak mengetahui itu karena masih in process"

Sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dinilai kurang, Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi mengatakan, hal ini terjadi karena masih dalam proses.

"Semua organisasi profesi juga sudah [disosialisasikan] dan ke daerah [pun] sudah. Kebetulan saja anggota DPR tidak mengetahui itu karena masih in process," kata Menkes di gedung Nusantara I, Senayan, Senin (26/11).

Menkes Nafsiah menyatakan, hingga saat ini sosialisasi tentang BPJS masih terus berlangsung. Lintas sektor kementerian lembaga sudah menyosialisasikan ke daerah-daerah di 33 provinsi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX Irgan Chairul Mahfiz menilai BPJS masih kurang disosialisasikan sehingga terjadi kesimpangsiuran informasi, bahkan kalangan buruh ada yang melakukan unjuk rasa terkait BPJS ini.

Nafsiah menambahkan, mengenai iuran belum ada kesepakatan antara menteri keuangan dan para ahli.

Soal besaran anggaran itu, Irgan juga mengakui, hingga kini belum ada kesepakatan pasti mengenai hal tersebut. "Hal itu masih dibicarakan antara Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi," kata dia melalui rilis, Jumat pagi (23/11).


"Usulan soal iuran sebesar Rp22.000dan Rp27.000. BPJS ini prinsip dasarnya merupakan gotong royong, semua rakyat membayar iuran, hanya bagi masyarakat miskin dan pekerja yang berpenghasilan di bawah UMR dibantu oleh pemerintah," tambah IRgan.

Disambung Menkes, roadmap BPJS sudah diinformasikan pemerintah, namun mereka harus tetap menerima masukan dari berbagai kalangan masyarakat.

BPJS merupakan amanat Undang-Undang (UU) BPJS yang disahkan tahun ini dan tuntutan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

video gaya hidup

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft