Merdeka Kuliner News Feed
Updated: Sat, 13 Jul 2013 20:38:00 GMT | By Merdeka Kuliner News Feed

Etika makan dari berbagai negara



Berita Satu

MERDEKA.COM, Sama seperti cara berpakaian, ternyata beberapa negara juga memiliki etika ketika makan. Seperti apa tepatnya? Simak selengkapnya sebagaimana dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Mencucup makanan

Di Jepang, sangat normal jika seseorang mencucup makanannya - khususnya mi dan sup. Etika tersebut adalah bentuk apresiasi seseorang terhadap koki yang membuat makanan. Bahkan semakin keras suara yang dihasilkan, semakin baik! Karena orang Jepang kebanyakan menggunakan sumpit untuk makan, perlu diingat bahwa Anda tidak boleh menyilangkan, menjilat, atau menancapkannya di atas nasi. Sebab hal itu tergolong tidak sopan, demikian juga dengan aturan makan di China.

Makan dengan tangan kanan

Bagi para orang kidal, etika yang satu ini jelas sulit dilakukan. Namun itulah yang ditemukan di India, Timur Tengah, dan beberapa negara di Afrika (mungkin termasuk Indonesia juga). Kabarnya makan dengan tangan kiri dinilai jorok.

Tidak boleh bayar sendiri-sendiri

Ketika makan bersama di Prancis, jangan pernah mengira Anda bisa membayar sendiri-sendiri. Sebab salah satu orang harus mau membayar sepenuhnya.

Roti adalah alat makan

Di Prancis, Anda harus makan dengan menggunakan dua tangan. Entah itu garpu dan pisau atau bahkan garpu dan roti. Sebab di sana roti bukan makanan pembuka, tetapi dihidangkan bersamaan dengan garpu. Jadi ketika makan roti, robek sedikit demi sedikit daripada menggigitnya secara langsung.

Makan dengan tangan

Berbeda lagi dengan etika makan dari Meksiko. Di negara tersebut Anda justru bisa makan dengan tangan tanpa direpotkan oleh penggunaan garpu dan pisau.

Menyentuh makanan dengan tangan

Jika Anda menyentuh makanan dengan tangan saat berada di Chile, Anda akan dianggap sebagai orang yang kurang sopan. Bahkan ketika makan kentang goreng sekalipun. Di Brazil, pizza dan burger juga umumnya dimakan dengan garpu dan pisau.

Jangan meminta keju

Di Italia, jangan pernah meminta keju jika memang tidak diberi. Sebab meminta keju ekstra di atas pizza dianggap sebagai sebuah dosa.

Garam dan merica

Sementara itu di Portugal, jika tidak ada garam dan merica yang tersaji di atas meja, jangan memintanya begitu saja. Anda akan dianggap kurang menghargai rasa masakan buatan koki.

Garpu dalam mulut

Orang Thailand tidak pernah memasukkan garpu ke dalam mulutnya. Sebab menurut mereka, tugas garpu hanya membantu sendok dalam mendorong makanan yang ada di atas piring.

Harus bersendawa dan berantakan

Di China, sendawa adalah tanda kepuasaan dan pujian pada koki setelah makan. Kemudian meja makan juga harus berantakan dan makanan perlu sedikit disisakan.

Bunga warna kuning

Jika punya kesempatan makan di Belgia, jangan membawa bunga warna kuning. Sebab bunga warna kuning diartikan sebagai kebencian bagi mereka.

Tangan di atas paha

Orang Rusia menganggap etika makan yang baik adalah ketika tangan diletakkan di atas meja, bukan diletakkan di atas paha. Selain itu, garpu harus ada di tangan kiri dan pisau ditaruh di bagian tangan kanan.

Makan bersama

Di Ethiopia, menggunakan piring pribadi saat makan adalah sebuah pemborosan. Jadi makanan akan selalu disajikan dalam satu tempat besar dan dinikmati bersama-sama tanpa menggunakan alat makan, hanya tangan.

Itulah berbagai etika makan dari berbagai negara di dunia. Punya etika makan menarik lainnya?

Baca juga:

Di restoran ini, pramusaji bebas mengolok-olok pengunjung!

Restoran ini sajikan makanan dengan 'nampan terbang'!

Serunya menyantap makanan di restoran gantung setinggi 45 meter

Kari terpedas dunia bisa bikin pingsan, berani coba?

Tak perlu uang untuk makan di restoran ini

Sumber: Merdeka.com

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft