BeritaSatu Logo
Updated: Tue, 02 Oct 2012 12:10:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal kuliner

Terpukau Manisnya Ampas Minyak Kelapa



Berita Satu

BERITASATU.COM - Ampas minyak kelapa tanak, merupakan sisa dari rendangan santan.

Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal Zaini terkesima setelah mengetahui cita rasa ampas minyak kelapa buatan tangan ibu-ibu di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

"Hmm.. ternyata manis ya," ungkap Helmy didampingi istrinya, Santi Anisa saat menyaksikan pembuatan minyak kelapa tanak (buatan) tangan secara massal di Pasar Balah Air, Padang Pariaman, kemarin.

Helmy dan istri juga menyempatkan mencicipi beberapa hasil rendangan minyak kelapa tanak yang dibuat oleh 150 ibu di pasar itu. Menurutnya, pembuatan minyak kelapa yang sudah menjadi kearifan lokal daerah setempat merupakan potensi yang harus dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi lokal.

Ampas minyak kelapa tanak, merupakan sisa dari rendangan (mengaduk berulang) santan kelapa yang kemudian menjadi minyak kelapa yang sudah berwarna kuning.

Seorang warga, Bainar, 40, mengaku bahwa minyak kualitas baik dengan ampas yang enak berasal dari kelapa tua. Untuk satu liter minyak kelapa tanak setidaknya membutuhkan lima buah kelapa.

Cara membuatnya, Bainar menyebutkan, dengan memarut daging kelapa, kemudian campurkan dengan air untuk mendapatkan santan yang kental.

Santan ditaruh dalam suatu wadah dan biarkan selama semalam agar endapan dapat bertumpuk di bawah, kemudian keesokannya dimasak menggunakan kayu bakar.

Pengadukan atau merendang berlangsung berjam-jam, sehingga menghasilkan minyak yang kuning dengan ampas yang manis dan gurih. Biasanya, kata Bainar, ampas tersebut dicampurkan dengan hidangan rendang sehingga menjadi rendang yang sangat enak.

Pada kesempatan sama, Wakil Bupati Padangpariaman Damsuar menyatakan, Gerakan Nasional Pemakaian Minyak Kelapa Tanak yang digalakkan di Padang Pariaman mengajak masyarakat kembali memanfaatkan kelapa untuk minyak goreng.

Dikatakan Wakil Bupati, membuat minyak tanak hanya menggunakan tangan tanpa tersentuh teknologi, sampai ketika memasak pun menggunakan kayu bakar sehingga minyak yang dihasilkan harum.

Namun sekarang karena sudah dikembangkan teknologi tepat guna, pembuatan minyak tanak dibantu mesin agar lebih efisien, termasuk menggunakan kompor minyak tanah.

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...

berita makanan sehat lain

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft