MomMeWorld Ibu Menyusui News Feed
Updated: Tue, 16 Apr 2013 22:36:50 GMT | By MomMeWorld Ibu Menyusui News Feed

Diet Sehat untuk Ibu Menyusui



Diet Sehat untuk Ibu Menyusui

Banyak di antara Moms yang bertanya-tanya, apakah menyusui akan mempengaruhi diet yang telah dilakukan. Selama masa menyusui, mungkin ada baiknya bila Moms tidak terlalu banyak mengurangi asupan makanan dan minuman. Nah, berikut ini ada beberapa tips bagi para Moms yang ingin melakukan diet sehat selama menyusui :

  • Lakukan pola makan yang seimbang untuk diet sehat

    Salah satu keajaiban ASI yaitu, dapat memenuhi kebutuhan gizi si kecil walaupun Moms tidak makan dengan sempurna. Namun, Moms harus menghindari diet yang terlalu rendah kalori atau diet yang hanya bergantung pada suatu kelompok makanan hingga mengesampingkan menu lainnya, karena hal tersebut tentu akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Jika tidak mendapat nutrisi yang dibutuhkan, tubuh akan mengambilnya dari cadangan yang tersisa, sehingga Moms akan merasa lemas selama diet berlangsung. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan pola makan yang sehat dan teratur, serta seimbangkan dengan selalu mengonsumsi camilan sehat, karena Moms membutuhkan stamina untuk memenuhi tuntutan fisik yang kuat selama merawat si kecil.

  • Jangan hitung kalori

    Tidak ada jawaban pasti mengenai berapa jumlah kalori yang dibutuhkan Moms selama menyusui. Secara umum, mayoritas Moms yang sedang menyusui akan membutuhkan sekitar 2.000 sampai 2.500 kalori per harinya. Daripada menghitung kalori, lebih baik Moms mengikuti rasa lapar sebagai panduan untuk mengukur berapa jumlah makanan yang Moms perlukan. Jumlah kalori yang tepat bergantung pada setiap faktor individu seperti, berat badan yang disesuaikan dengan berapa banyak latihan yang diperlukan, bagaimana metabolisme tubuh bekerja, dan seberapa sering Moms menyusui. Jika Moms khawatir akan kelebihan berat badan, bicarakan dengan dokter ahli gizi tentang indeks massa tubuh Moms dan apa yang harus Moms lakukan untuk menjaga berat badan yang ideal dan sehat.

  • Menurunkan berat badan secara perlahan namun stabil

    Menurunkan berat badan setelah melahirkan dapat Moms lakukan secara bertahap. Rencanakan diet yang memakan waktu bahkan hingga satu tahun untuk mengembalikan berat badan ke bentuk semula, seperti sebelum masa hamil. Jangan mencoba untuk menurunkan berat badan dengan diet dalam waktu dua bulan setelah si kecil lahir. Diet rendah kalori dalam beberapa bulan pertama dapat menyedot energi Moms, sehingga akan mengurangi pasokan ASI. Bagi yang kelebihan berat badan atau obesitas, Moms dapat mulai mencoba untuk menormalkan bentuk tubuh berdasarkan saran dokter. Pastikan agar Moms tidak mengalami dehidrasi selama diet. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi air putih, kurangi konsumsi kafein serta hindari mengonsumsi alkohol. Faktanya, Moms dapat mengurangi 1 pon setiap minggu dengan menggabungkan diet sehat dan olahraga ringan.

  • Sertakan berbagai menu makanan sehat

    Keragaman dan keseimbangan menu makanan merupakan kunci utama dalam melakukan diet sehat. Untuk menyuplai nutrisi yang diperlukan tubuh, Moms perlu mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Dengan mengonsumsi makanan bergizi tersebut, dapat membuat Moms merasa kenyang lebih lama. Namun berhati-hati dalam mengonsumsi makanan berlemak, pilihlah lemak yang sehat seperti yang terkandung dalam minyak zaitun, ikan salmon, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Selain memperburuk diet Moms, terlalu banyak mengonsumsi lemak yang tidak sehat juga dapat mengubah komposisi lemak pada ASI, sehingga akan berefek tidak baik pula bagi kesehatan si kecil. Karbohidrat kompleks seperti yang terkandung dalam biji-bijian, sereal, buah-buahan dan sayuran dapat menyediakan energi yang mampu bertahan lama. Dengan memilih menu secara variatif dari seluruh kelompok makanan sehat, Moms bisa memenuhi asupan nutrisi yang Moms dan si kecil butuhkan.

0Komentar
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft