Sat, 30 Jun 2012 14:56:25 GMT | By Editor Vallesca Souisa, tabloidbintang.com

Yuk Belajar Membuat Bando ala Amel Carla

Yuk belajar membuat bando dari ibunya Amel Carla


Yuk Belajar Membuat Bando ala Amel Carla

Membuat bando ternyata simpel. Di sela-sela waktunya mengurus anak, Oktarina (ibu artis cilik Amerl Carla) membuat aneka bando yang dipakai Amel.

Mula-mula Oktarina membeli bando polos di pasar atau di pertokoan, kemudian membeli manik-manik atau mengambil sisa-sisa bahan pakaian, lalu mulailah ia merangkai bando.

Bahan apa saja menurutnya bisa dijadikan aksesori kepala ini. “Yang sulit dan bikin lama itu, idenya. Tapi Ibu jago, ide mengalir begitu saja di kepala dan langsung dibuatkan bando. Enggak pakai gambar dulu. Apa yang terlintas saat itu, itu yang dibuat. Paling yang sedikit susah yang besar-besar, yang berbentuk topi, karena topinya juga dibikin dulu sendiri,” kata Amel.

Diam-diam Amel juga belajar merangkai bando dari ibunya, lho. Ada 20 hingga 30 bando buatan Amel sendiri. Hanya menurutnya, belum sebagus buatan ibunya. “Penginnya aku bisa punya 1.000 bando lalu didaftarkan ke MURI.” Mau tahu dari bahan apa saja bando-bando Amel dan bagaimana merawatnya?

Amel beruntung memiliki ibu sekreatif Oktarina. Menunggui Amel syuting saja, dia tidak bisa diam. Lihat jaring-jaring bekas bungkus jeruk di mobil, dipungutnya dan dijadikan bando. Hebat! Dengan antusias, Amel dan ibunya membongkar lemari dan satu per satu menunjukkan bando dari bahan-bahan unik. Jika diperhatikan selintas, tak menyangka hiasan bando itu bekas bungkusan jeruk mandarin. Saat dilihat dari dekat dan diperhatikan sedikit lebih lama, baru sadar, benar juga, terbuat dari bungkusan jaring-jaring merah.

“Nah, kalau ini, coba tebak, dari apa?” bilang Oktarina seraya menunjukkan bando bernuansa etnik, dengan hiasan bulu. “Ini asli bulu ayam. Aku pesan dari tukang jual ayam langganan. Aku minta, kalau ada bulu yang bagus, tolong disisihkan. Jadilah hiasan bando,” jelas Oktarina.

Ada juga yang terbuat dari sisa-sisa bahan baju, dengan motif batik. Ada juga bahan brokat, sifon yang digunakan untuk membentuk bando-bando unik. Bahan-bahan karet yang ditemukan di lokasi syuting, yang biasa digunakan sebagai bagian dari properti, juga bisa dijadikan bahan membuat bando oleh ibunda Amel.

Tak sedikit teman-teman Amel yang meminta bando buatan sang ibu. Tak sedikit pula yang membujuknya membuat label sendiri dan menjual bando. “Tapi aku enggak mau, ah! Sayang. Ini, kan buatan sendiri. Lebih baik dikoleksi seperti ini.” Disimpan di lemari kaca, dibersihkan minimal seminggu sekali, agar tak kotor atau berdebu, dengan kemoceng atau lap, inilah cara Amel menjaga keawetan koleksinya.

(val/adm)

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...

berita hang out