
WALAU terkesan lemah-lembut, rupanya tubuh wanita lebih kuat dari pria.
Sebuah penelitian dari Bethesda National Cancer Institute, Maryland, Amerika Serikat menyebutkan, pasien wanita tercatat lebih kuat dalam melawan kanker ketimbang pasien pria.
Penelitian selama 20 tahun ini menyimpulkan, wanita pengidap kanker memiliki daya tahan lebih kuat dan hidup lebih lama dari lawan jenisnya.
Kekuatan tubuh wanita terbukti lebih besar dalam melawan lima jenis kanker, di antaranya kanker anus, peritoneum, omentum, gall bladder, dan mesentery.
Persentase pasien pria yang mampu bertahan hidup dari lima jenis kanker ini tercatat lebih rendah dari para wanita.
Ini bukan kali pertama muncul anggapan tubuh wanita lebih kuat dari kaum Adam. Pertarungan hidup dan mati saat proses persalinan, menjadi bukti lain kekuatan kaum hawa.
Walau lebih kuat, Anda tetap harus telaten menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit.
(rere/gur)
Berita Lainnya
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Banjir Besar di India
- Kostum Tenis Seksi Pippa Middleton
- 10 Tanda Hubungan Anda Adalah "Pelarian"
- Sumber Energi Yang Eksotik
- Selebriti yang Meraih Gelar Pendidikan
- Mencintai Buah Hati dari Balik Jeruji
- Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed
- Daging Babi Dapat Sebabkan Alzheimer
- Akhirnya Jupe Bebas
- 50 Pemain Terbaik di Eropa
- Kritik BLSM, Jokowi Ditegur Agung Laksono
- Radja Nainggolan Antusias Main di GBK
- Ricuh Penolakan BBM Dimana-mana
- Gadget Terbaru dari E3
- Ford Mustang Termahal di Dunia
- Lihat
- Bagikan
berita hang out

The Queen of Anti Aging itu sangat giat memasyarakatkan permasalahan anti aging kepada masyarakat Indonesia dengan tujuan supaya gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

Meso Body Impressions memberikan solusi bagaimana menuntaskan tumpukan lemak di tiga bagian tubuh terpenting bagi wanita

Bekerja delapan jam sehari sudah membuat tubuh lelah. Namun kadang kala, banyaknya pekerjaan membuat waktu kerja delapan jam tidak cukup.

Selama kehamilan, mungkin saja beberapa masalah mengintai tanpa sepengetahuan si ibu hamil. Bukan tidak mungkin gangguan laten berujung pada keguguran.

Sangat disayangkan jika produk-produk lokal khususnya kain sarung tidak dicintai oleh masyarakatnya sendiri.







