
SINAR matahari bisa merusak rambut, namun konon musim panas bisa membuat rambut lebih panjang. Benarkah?
Elizabeth Cunnane Phillips, pakar kesehatan rambut dan kulit kepala dari Philip Kingsley Clinic, New York, mencoba mengungkap mitos ini.
Cuaca panas dan terik mendorong banyak orang untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat, dengan memperbanyak asupan buah dan sayuran segar.
Pola makan sehat ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan rambut sehingga menjadi lebih panjang. Namun Phillips tidak seanggapan dengan pemikiran ini.
“Mungkin saja ada pengaruhnya terhadap pertumbuhan rambut. Tapi kecil sekali,” ujarnya, seperti dikutip Stylelist.
“Perubahan hormon alami dan peningkatan sinar ultraviolet mungkin bisa menyebabkan perubahan pada ukuran rambut. Tapi saya tekankan lagi, pengaruhnya kecil sekali,” lanjutnya.
Lalu apa yang menyebabkan mitos ini muncul? Menurut Phillips, hal ini hanya disebabkan oleh ilusi optik semata.
“Paparan sinar dan oksidasi matahari menyebabkan batas antara permukaan dan kulit kepala terlihat lebih jelas, sehingga membuat rambut seolah-seolah lebih panjang,” tandasnya.
(rere/gur)
Berita Lainnya
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Evolusi Miley Cyrus!
- Para Pemeran Hunger Games Catching Fire
- Balon Udara Jatuh di Turki
- Presiden Tunjuk Chatib Basri Jadi Menkeu
- Momen-momen Terbaik Musim Ini
- Perjalanan Xbox 2001-2013
- Selebriti yang Menerbitkan Buku Masak
- Negoisasi Politik dalam Segelas Bir
- Terrafugia TF-X, Mobil yang Bisa Terbang
- Manipulasi Foto Sejak Dulu Kala
- Kembang Kol dan Kentang, Sayuran Sehat Terlupakan
- Eksklusif: Sehari di Korea Utara
- Pengungsi Palestina Yang Terlupakan
- Berlomba Membangun Menara Manusia
- Pedrosa Akhirnya Taklukkan Le Mans
- Lihat
- Bagikan
berita hang out

The Queen of Anti Aging itu sangat giat memasyarakatkan permasalahan anti aging kepada masyarakat Indonesia dengan tujuan supaya gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

Meso Body Impressions memberikan solusi bagaimana menuntaskan tumpukan lemak di tiga bagian tubuh terpenting bagi wanita

Bekerja delapan jam sehari sudah membuat tubuh lelah. Namun kadang kala, banyaknya pekerjaan membuat waktu kerja delapan jam tidak cukup.

Selama kehamilan, mungkin saja beberapa masalah mengintai tanpa sepengetahuan si ibu hamil. Bukan tidak mungkin gangguan laten berujung pada keguguran.

Sangat disayangkan jika produk-produk lokal khususnya kain sarung tidak dicintai oleh masyarakatnya sendiri.








