
KAUM gypsy dikenal sebagai pengembara. Menjelajah tempat-tempat tak tersentuh di belantara Eropa hingga Amerika, membangun kehidupan sendiri yang kaya akan keunikan kultur dan seni.
Dalam hal berbusana, kaum gypsy menjadi ikon tersendiri dalam sejarah mode dunia berkat keunikan dalam bergaya dan mengeksplorasi fashion yang penuh detail.
Gaya unik kaum gypsy menjadi inspirasi bagi desainer Merry Pramono dalam koleksi busana muslimnya.
Dengan tema “Gypsy Rhythms”, Merry meleburkan sisi etnik komunitas gypsy ke dalam pola busana muslim, sekaligus mengawinkannya dengan kain khas nusantara.
Nuansa gypsy yang paling kental terlihat dalam koleksi ini ialah penggunaan anting hoop di satu telinga dan aksesoris kalung yang semarak dan beraneka warna. Garis busana yang dihasilkan pun terinspirasi dari rok wanita gypsi yang panjang dan melayang.
Desainer asal Jakarta ini menggunakan bahan tenun dan sarung dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Kain yang menjadi material utama rancangan Merry merupakan perpaduan bahan tenun Tolaki, Wakatobi, Muna, Mekongga, dan bahan sarung.
Menurut Merry, kain tenun Kendari digunakan karena kesan ceria dan colorful. Motifnya pun memiliki ciri khas seperti sulaman kristik dan memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Kendari.
Perpaduan tiga gaya –gypsy, etnik Indonesia, dan muslim- karya Merry Pramono ini dipamerkan di ajang Indonesia Fashion Week 2012 beberapa waktu lalu.
(rere/gur)
Berita Lainnya
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- FOTO: Kucing Dicalonkan Jadi Wali Kota
- Kostum Tenis Seksi Pippa Middleton
- Banjir Besar di India
- Pemain PSMS: Kemana Lagi Kami Harus Mengadu?
- Kala Gajah Bermain Bola
- Selebriti yang Meraih Gelar Pendidikan
- 10 Tanda Hubungan Anda Adalah "Pelarian"
- Sumber Energi Yang Eksotik
- Mencintai Buah Hati dari Balik Jeruji
- Yang Menakjubkan dari BMW X6
- Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed
- Daging Babi Dapat Sebabkan Alzheimer
- Game-game Kejutan di E3
- 50 Pemain Terbaik di Eropa
- Orang Ajaib di Dalam Lift
- Lihat
- Bagikan
berita hang out

The Queen of Anti Aging itu sangat giat memasyarakatkan permasalahan anti aging kepada masyarakat Indonesia dengan tujuan supaya gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

Meso Body Impressions memberikan solusi bagaimana menuntaskan tumpukan lemak di tiga bagian tubuh terpenting bagi wanita

Bekerja delapan jam sehari sudah membuat tubuh lelah. Namun kadang kala, banyaknya pekerjaan membuat waktu kerja delapan jam tidak cukup.

Selama kehamilan, mungkin saja beberapa masalah mengintai tanpa sepengetahuan si ibu hamil. Bukan tidak mungkin gangguan laten berujung pada keguguran.

Sangat disayangkan jika produk-produk lokal khususnya kain sarung tidak dicintai oleh masyarakatnya sendiri.







