Fri, 27 Jan 2012 22:05:08 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

Mengisi TTS Dapat Mencegah Alzheimer

Melakukan permainan asah otak membuat kinerja otak semakin tajam dan mencegah perkembangan protein beta amyloid yang menyebabkan Alzheimer.


Mengisi TTS Dapat Mencegah Alzheimer

SUKA mengisi TTS? Jika iya, pertahankan hobi itu.

Orang-orang yang senang mengerjakan brain games atau permainan yang mengasah otak, seperti puzzle, scrabble, atau mengisi teka-teki silang (TTS), dapat terhindar dari Alzheimer. Demikian dituturkan sejumlah ilmuwan dari University of California.

Para peneliti menjelaskan, melakukan permainan asah otak membuat kinerja otak semakin tajam dan mencegah perkembangan protein beta amyloid yang menyebabkan Alzheimer. Jumlah protein berbahaya ini akan semakin berkurang jika Anda telah terbiasa melakukan brain games sejak kecil.

“Beta amyloid merupakan protein yang diduga kuat sebagai faktor terbesar Alzheimer. Protein inilah yang banyak terdapat di otak para pengidap Alzheimer,” ujar William Jagust, salah satu anggota tim peneliti.

“Dalam penelitian ini, kami tidak membahas respon otak terhadap amyloid. Kami membahas akumulasi nyata dari amyloid di otak,” lanjut Jagust seperti dilansir Reuters.

Riset ini melibatkan 65 orang responden berusia 60 tahun ke atas. Para responden diberi sejumlah pertanyaan seputar seberapa aktif kondisi mental mereka sejak usia 6 tahun. Apakah mereka selalu membaca koran, rutin berkunjung ke perpustakaan, menulis surat, atau memainkan permainan yang mengasah otak. Mereka juga menjalani serangkaian tes yang menguji memori dan kemampuan berpikir, serta scan otak untuk melihat jumlah amyloid.

Hasil tes kemudian dibandingkan dengan hasil scan otak dari 10 orang pengidap Alzheimer dan 11 orang dengan otak sehat yang semuanya berusia 20 tahunan. Hasilnya, para responden yang sering memainkan brain games terbukti memiliki amyloid yang lebih rendah dan terhindari dari Alzheimer.

Huffington Post, Jumat (27/1), mencatat, lembaga Alzheimer Disease International memprediksi jumlah pengidap Alzheimer di seluruh dunia sebanyak 36 juta orang. Diduga angka ini akan semakin berlipat ganda menjadi 66 juta di tahun 2030 dan 115 juta pada 2050 mendatang.

Sedangkan sampai saat ini belum ada yang berhasil menemukan obat pencegah dan penyembuh Alzheimer.

(ari/ade)

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...

berita hang out