Thu, 03 Nov 2011 18:38:34 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

Waspadai Penyakit yang Bersarang di Salon Kecantikan

SALON kecantikan semestinya menjadi tempat untuk mempercantik diri. Namun sayangnya, tempat yang paling digemari kaum hawa ini justru menjadi sarang bagi berbagai macam penyakit.


Waspadai Penyakit yang Bersarang di Salon Kecantikan

SALON kecantikan semestinya menjadi tempat untuk mempercantik diri. Namun sayangnya, tempat yang paling digemari kaum hawa ini justru menjadi sarang bagi berbagai macam penyakit.

Berikut ini sejumlah penyakit yang dapat menjangkiti Anda jika Anda kurang teliti memilih salon yang bersih dan higienis.

1. Infeksi akibat manicure

Mantan juri American Idol, Paula Abdul, sempat mengeluhkan infeksi kuku yang dialaminya selama nyaris setahun. Seperti ditulis Daily Mail, Rabu (2/11), infeksi ini disebabkan peralatan manicure yang kurang steril saat melakukan perawatan di salon.

Membersihkan kutikula menjadi bagian paling menegangkan dalam rangkaian perawatan manicure. Kutikula berfungsi melindungi kuku dan jika terdapat luka akan mempermudah masuknya bakteri. Bakteri yang masuk menyebabkan infeksi dan bengkak pada kulit.

Sayangnya, kebanyakan salon tidak menjaga kebersihan peralatan manicure, bahkan tidak dibersihkan terlebih dulu setelah digunakan. Namun kini mulai banyak salon kecantikan yang menyediakan alat manicure sekali pakai, hingga menjamin higienitas peralatannya.

2. Hepatitis C dari gunting

Pernahkah Anda menjadi ‘korban’ dari kapster yang kurang berhati-hati saat menggunting rambut, hingga mengenai bagian kulit dan berdarah?

Darah yang menempel pada gunting dapat menyebarkan penyakit dengan mudah dari satu customer ke customer lainnya. Bayangkan jika gunting yang digunakan untuk memangkas rambut Anda ternyata pernah tertetes darah pengunjung lainnya. Berbagai penyakit seperti hepatitis C siap mengancam lewat cara ini.

“Hepatitis C merupakan virus yang kuat dan dapat bertahan di luar tubuh dalam waktu cukup lama, bahkan tidak menunjukkan gejala mencurigakan sama sekali,” tutur Mike Comins dari British Association of Cosmetic Doctors.

3. Kutu rambut dari sisir

Ada salon, pasti ada sisir. Pertanyaannya, apakah sisir yang tersedia cukup bersih untuk digunakan? Bahkan di salon termahal sekalipun, sangat lazim bagi para kapster untuk menggunakan sisir yang sama untuk setiap konsumen. Wajar saja jika tak hanya rambut, tapi juga kotoran lain seperti ketombe atau kutu rambut dari pengunjung lain masih bersarang di sisir.

Agar tidak tertular kutu dari pengunjung lain, disarankan untuk membawa sendiri beberapa jenis sisir yang dapat digunakan untuk proses penataan rambut Anda.

dari Berbagai Sumber

(rere/gur)

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...

berita hang out