Mon, 18 Feb 2013 12:32:24 GMT | By PlasaMSN/ Wicaksono
Menjenguk Buddha Tidur di Bangkok

Kuil Wat Pho yang asri, patung ini merupakan salah satu daya tarik wisata Bangkok yang wajib dikunjungi.



Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
Next
Previous
Previous
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
  • Wat-po (© PlasaMSN/ Wicaksono)
Next
PlasaMSN/ WicaksonoShow Thumbnails
Previous2 of 12Next
Bagikan Galeri ini

Di jantung Kota Bangkok yang sibuk dan riuh, ia rebahan dengan kaki selonjor. Raungan kendaraan bermotor dan deru tuk-tuk seolah tak mengganggu posisinya yang santai. Siapakah dia?
Orang menyebutnya sebagai patung Buddha Tidur atau Reclining Buddha. Berada di dalam kompleks Kuil Wat Pho yang asri, patung ini merupakan salah satu daya tarik wisata Bangkok yang wajib dikunjungi.
Saya pertama kali mengenal kuil itu dari foto-foto di situs berita luar negeri. Foto itu menampilkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton sedang berdiri tanpa sepatu di dalam sebuah ruangan besar, di mana patung itu berada.
Karena foto-foto Obama sewaktu di Wat Pho itulah saya jadi tertarik mampir kuil yang berlokasi di Jalan Chetuphon. Tiket masuknya cukup murah, hanya 50 Baht (sekitar Rp 16 ribu).
Berdiri di atas lahan seluas 20 hektare, Wat Pho (Wat Phra Chetuphon) termasuk sebagai salah satu kuil tertua Negeri Gajah Putih. Ia dibangun 200 tahun sebelum Bangkok menjadi ibu kota Thailand.
Patung Buddha raksasa itu memang menakjubkan. Terbuat dari emas, patung itu panjangnya 46 meter dan tingginya 15 meter. Tak heran bila patung ini disebut-sebut sebagai mahakarya tentang Buddha yang paling besar dan indah di Thailand.
Untuk masuk ke aula besar tempat patung Buddha tidur berada, semua pengunjung harus melepas sepatu, seperti Obama yang saya lihat di foto. Sepatu boleh ditenteng tapi harus dimasukkan ke dalam kantong yang sudah disediakan di pintu masuk.
Selain mengagumi ukuran patung yang mahabesar, pengunjung kuil boleh memberi sedekah berupa uang koin. Kalau tak punya koin, pengunjung bisa menukarnya di lokasi. Uang koin itu kemudian dimasukkan ke dalam cawan-cawan yang berderet sepanjang ruangan tempat patung Buddha berada.
Menurut penjaga kuil, barang siapa bisa memasukkan koin sumbangan ke semua cawan itu tanpa terlewat satu cawan pun, maka ia akan mendapatkah rezeki berlimpah.
Anda boleh percaya, boleh tidak. [PlasaMSN | Wicaksono]

0Komentar

video gaya hidup

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft